Senin, 25 April 2016

Hii, Makasih ya buat semuanya. Tapi maaf saya menyerah bukan saya tak ingin berjuang lagi tapi mencintai sepihak bukanlah hal yang wajar. Saya sadar kau siapa dan saya siapa. Semakin lama kita bersama semakin sakit yang saya rasa, apa mencintaimu harus sesakit ini?
Maaf karna pernah berfikir kau juga mencintaiku, maaf karna saya begitu mengharapkanmu, maaf karna membuatmu terganggu karna hadirku dihidupmu. Bagaimanapun kita mencoba hasilnya akan tetap sama.
Terimakasih karna denganmu aku bisa mengerti bagaimana rasanya tak dianggap dan saya hanya menjadi tempat singgahanmu bukan tempat tujuanmu. Kita bagaikan awan dan lautan yang taakan bersatu. Sekarang saya memilih mencintai mu dalam diam. Selamat tinggal.

Posted on 20.31 by Unknown

No comments

Minggu, 24 April 2016

   Kini aku mulai takut, melihat mata itu.
Kini aku mulai takut berada di ruang gelap.
Dan kini aku takut berada di tempat sunyi.

   Ya bukankah jikaperpisahan pati meninggalkan luka, tapi mengapa itu harus terjadi (lagi) dihidupku
Lebih tepatnya di cerita kita.
Aku lelah berjalan sendiri,
Aku lelah melihatmu sibuk sendirir
Sayang ini bukanlah duniamu saja ada aku.

    Tapi semuanya terlambat,
Kaupun pergi dan aku ya aku terjatuh lagi,
Bukan aku tak ingin menunggu.
Tapi aku harus merelakan keputusanmu bukan?

 
 Bukan aku tak ingin kembali tapi aku hanya memberikan waktu untukmu.
Bukankah jodoh akan bertemu, iya setelah kita sudah jenuh mencari.
Ketika kita sudah bosan menunggu.

   Sayang cinta memang tak perlu memiliki hanya aku masih saja berada dalam hati yang terisi penuh tentangmu
Hanya butuh waktu.
Iya cinta kita masih saling terpikat bukan?
Iya terpikat dalam doa,
Dalam sujudku dalam setiap malamku,
Kita masih bisa bersama walau hanya dalam maya,

   Dan kini biarkan hatiku begini,
Sakit dan berusaha mengobati sendiri.
Biarkan air mataku berhenti dan terlihat senyum.
Dan kini aku merelakanmu.

Posted on 00.19 by Unknown

No comments